kejadian ini tepatnya terjadi pas waktu liburan kemaren di Bontang, tekapehnya di arena Bowling P.T. Badak. Awal mulanya berawal gue dapet sms yang berisi mama minta pulsa ajakan maen bowling, awalnya sih males tapi ni sms ada rada ancamannya pula yang berbunyi, "klo ga maen ntar putsal ga kutebengin", berdasar dari ancaman itu mau ga mau musti maen bowling. sesampainya di sana entah mengapa jumlah sepatunya di tempat peminjamannya sedikit padahal yang maen juga dikit beut. akhirnya setelah ngubek-ngubek tempat peminjaman sepatu gue dapet ukura gue (HELLYEAH!!) tapi solnya agak bermasalah alias
Jumat, 13 April 2012
Lika Liku Film Indonesia
di tengah terpuruknya performa perfilman Indonesia muncul beberapa film-film Indonesia yang mampu menunjukkan taringnya sampai di dunia film berkelas internasional. mengapa bisa terjadi??
Ada beberapa alasan yang bisa dijelaskan mengapa film Indonesia susah menembus kancah film Internasional.
1. film yang dibuat hanya itu-itu saja tidak ada inovasi
2. film dibuat dengan dana yang minim, skenario yang mudah ditebak dan akting yang tidak bagus
3. film dibuat dengan menonjolkan kesan sensual wanita
4. film Indonesia rata-rata susah dirasional atau ga masuk akal
5. film Indonesia instan tidak memerlukan konsep yang begitu matang sehingga film yang jadi tidak menarik
6. cara meningkatkan rating menggunakan cara yang tidak lazim
7. plagiat
Ada beberapa alasan yang bisa dijelaskan mengapa film Indonesia susah menembus kancah film Internasional.
1. film yang dibuat hanya itu-itu saja tidak ada inovasi
2. film dibuat dengan dana yang minim, skenario yang mudah ditebak dan akting yang tidak bagus
3. film dibuat dengan menonjolkan kesan sensual wanita
4. film Indonesia rata-rata susah dirasional atau ga masuk akal
5. film Indonesia instan tidak memerlukan konsep yang begitu matang sehingga film yang jadi tidak menarik
6. cara meningkatkan rating menggunakan cara yang tidak lazim
7. plagiat
Rabu, 11 April 2012
Kejutan di Bukit Paralayang
Hari Minggu saya menginjakkan kaki di bukit paralayang, ini sudah ketiga kalinya saya di bukit paralayang yang terletak di daerah Batu. Tapi baru kali ini saya bisa melihat para komunitas paralayang secara langsung. Bagi saya yang orang kalimatan melihat paralayang secara langsung merupakan hal yang luar biasa dan sangat mengesankan. Saat saya tiba di bukit paralayang sekumpulan para pemain paralayang menyambut saya dengan beberapa manuver paralayang yang sangat menarik dan membuat saya speechless melihat mereka yang seakan menembus perbedaaan antara burung dan manusia yang bersayap parasut. Ada satu hal yang membuat saya geleng-geleng kepala salah satu pemain paralayang merupakan anak perempuan sekitar umur 14 tahunan yang tanpa ragu turun ke tebing terjal dan terbang menyusul teman-temannya yang rata-rata berumur sepuluh tahun lebih tua darinya, bukan hanya paralayang bahkan gantole pun tanpa sungkan menyambar langit Kota Batu.
Langganan:
Postingan (Atom)