Pasti teman-teman mahasiswa banyak yang protes ataupun marah terhadap judul di atas, tapi tunggu dulu jangan marah dulu apalagi anarkis. Kita lihat dulu arti kata mahasiswa dan sampah dari sudut pandang saya. Mahasiswa itu seseorang yang bermartabat, berpendidikan tinggi, dan mampu berpikir kritis, sedangkan sampah sendiri merupakan sesuatu yang tidak digunakan atau tidak dibutuhkan orang-orang. Hubungan antara mahasiswa dan sampah dapat dijelaskan melalui lima indra manusia, yaitu: penglihatan, pendengaran, peraba, pencium, dan pengecap.
Penglihatan
Melalui penglihatan mata kita bisa membedakan anatara mahasiswa dan sampah secara fisik atau secara langsung. Tapi ada kalanya kita tidak mampu membedakan antara sampah dan mahsiswa melalui penglihatan. ”sehabis berdemo para mahasiswa menjarah sebuah toko”. Orang ini mengaku mahasiswa tapi segala tindakannya merugikan dan mengganggu orang lain, mahasiswa ini tidak jauh beda dengan sampah yang tergeletak di sembarang tempat mengganggu orang-orang yang sedang melihat-lihat. Seharusnya mahasiswa berdemo melalui karya, yang mungkin akan menggugah orang yang melihat bukan menjadi sampah yang mengganggu pemandangan.
Penglihatan
Melalui penglihatan mata kita bisa membedakan anatara mahasiswa dan sampah secara fisik atau secara langsung. Tapi ada kalanya kita tidak mampu membedakan antara sampah dan mahsiswa melalui penglihatan. ”sehabis berdemo para mahasiswa menjarah sebuah toko”. Orang ini mengaku mahasiswa tapi segala tindakannya merugikan dan mengganggu orang lain, mahasiswa ini tidak jauh beda dengan sampah yang tergeletak di sembarang tempat mengganggu orang-orang yang sedang melihat-lihat. Seharusnya mahasiswa berdemo melalui karya, yang mungkin akan menggugah orang yang melihat bukan menjadi sampah yang mengganggu pemandangan.
Pendengaran
Mahasiswa bisa menjadi sampah dikarenakan mereka berpura-pura tuli atas penderitaan orang-orang sekitar. sebagai seorang mahasiswa seharusnya mereka mendengarkan dan memberi solusi penderitaan orang lain. Bukan malah ingin sibuk didengarkan kegalauannya sendiri.
Mahasiswa bisa menjadi sampah dikarenakan mereka berpura-pura tuli atas penderitaan orang-orang sekitar. sebagai seorang mahasiswa seharusnya mereka mendengarkan dan memberi solusi penderitaan orang lain. Bukan malah ingin sibuk didengarkan kegalauannya sendiri.
Peraba atau sentuhan
Mahasiswa bisa menjadi sampah karena mereka tidak mau menyentuh kesusahan sekitar. Mahasiswa ini cenderung bersikap apatis dan individualis. ”buat apa ngurusin masalah dia, masalahku aja aku ga bisa selesaikan”. Mahasiswa inilah yang disebut sampah. Padahal jika dia bisa membantu masalah orang lain niscaya pasti ada yang membantu menyelesaikan maslahnya, hukum karma ketika kau berbuat buruk maka pasti dibalas buruk begitu juga sebaliknya. Udah deh sebagai mahkluk social jangan sok apatis dan individualis deh, toh pada akhirnya kamu bakal butuh pertolongan, setuju.
Mencium
Hal inilah yang paling disukai mahasiswa khususnya yang sudah berpasangan atau berpacaran, cium sana cium sini kayak bebek nyosor ajabibirnya. “punya pacar cium aja, toh dia pacara gue”. Inilah mahasiswa sampah yang maunya hanya merusak pasangannya hanya karena kata cinta seorang cowok merusak ceweknya dan karena cinta juga logika si cewek hilang dan hanya bisa mengikuti kemauan cowoknya. Buat yang cowok apa lu mau saudara perempuan lu dan ibumu dicium oleh orang yang ga dikenal, buat yang cewek juga jangan mau dibutain cinta ingat lu jauh-jauh disini kuliah dan lu juga membawa nama baik keluarga lu, so keep your responsibility. Daripada berpacaran tapi merusak, mending langsung kawin aja ga dosa, tuh pasanganmu terserah ma lu apain.
Pengecap atau penjilat
Karakter mahasiswa tersampah dari sampah. dari depan berkata baik, memohon sambil memuji, tapi di belakang dia menusuk dengan perkataan atau fitnah yang ga jelas. jika lu punya teman seperti penjilat tahu betapa sakit dan pedihnya jika lu diperlakukan begitu. lebih baik kita santai aja menyikapinnya, lempar aja setangkai bunga dan potnya sekalian.lebih baik jujur dan apa adanya orang malah lebih segan dan menghormatimu, maukah kalian disegani dan di hormati??
Kesimpulan
Setelah membaca silahkan anda membuat kesimpulan sendiri, biarlah kesimpulan gue ada di kepala gue ndiri, duh mau nyampah nih gue. ke 5 indera manusia mewakili suatu ransangan atas bobroknya mahasiswa masa kini, sebagai agent of change kita harus menghilangkan kebiasaan buruk dan merubahnya menjadi lebih baik, setuju.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar