Pages

Rabu, 02 Mei 2012

Nilai Berharga yang Tersembunyi

Seorang pria bertanya kepada seorang jutawan, bagaimana cara dia bisa menjual banyak barang dan kemudian menjadi kaya. Sang jutawan kemudian memberikan sebongkah batu kepada pria itu.
“Pergi dan juallah batu ini. Engkau akan tahu mengapa aku jadi kaya”.
Sang pria pun pergi dengan wajah kebingungan. Setiap kali dia menawarkan batu itu, tak seorang pun membelinya. Beberapa orang bahkan menertawakannya. “Sepeser pun tak akan saya keluarkan untuk batu itu,” cibir mereka.

Galau Saat Kuliah, Why No.


Galau kuliah bermula pada saat pertama kali merasakan apa yang namanya itu bangku kuliah ya iyalah masa bangku SD, galau ini terjadi pas saya di Universitas Surabaya lu sebelum masuk Universitas Muhammadiyah Malang.

Selasa, 01 Mei 2012

Rocca, Es Krim, dan Sejarah Manchester United



TEMPO.CO , Jakarta: - Sangat jarang yang tahu bahwa penemu nama klub raksasa sepak bola Inggris itu adalah seorang bocah penenteng es krim dari Italia. Namanya Luis Rocca.  Ia hanya seorang pemungut bola. Tugas sehari-harinya, ya itu, mengambil bola yang ditendang pemain keluar lapangan. Sebagai tukang pungut, ia lebih sering menyentuh bola dengan tangan ketimbang kakinya.

dari Kawan jadi Lawan


Bagi gue sepakbola merupakan agama kedua gue dan di sini gue bakal ceritain tentang salah satu klub kesayangan gue yaitu Manchester United (meski kemaren kalah dari city) sekaligus tentang salah satu keunikan derby sepakbola tertua di Inggris derby Manchester.

Rabu, 25 April 2012

Me and Swayanaka, Bab 1

 "Selalu Berinovasi"

Swayanaka?? sekilas terdengar seperti sebuah swalayan yang baru dibuka di daerah malang. Tapi dugaan saya salah ternyata swayanaka adalah sebuah komunitas yang peduli terhadap anak-anak dan komunitas ini baru ada di Surabaya dan di Malang. Pertama saya ikut swayakana, awal mula pula saya bertemu dengan Mbak Erwin dan Kakak Fahmi merekalah yang mengenalkan kepada saya tentang Swayanaka dan menginterogasi saya tentang alasan dan visi untuk swayanaka. Swayanaka yang saya ikuti merupakan cabang dari Surabaya yang diawasi langsung oleh pendirinya Dr.Sophiati Sutjahyani yang berdomosili di Surabaya. Beliau pulalah yang mengawasi, mengarahkan sekaligus menjadi penasehat buat Swayanaka Fk Unair dan Swayanaka Malang.

Rabu, 18 April 2012

UAN di Pandanganku

    
      Jadwal UAN dan UTS ku bersamaan ternyata, baru nyadar, maklum jarang liat jadwal, adanya liat hape terus sms besok jadwalnya apa. Duh penyakit.

Jumat, 13 April 2012

Apes di Arena Bowling


           kejadian ini tepatnya terjadi pas waktu liburan kemaren di Bontang, tekapehnya di arena Bowling P.T. Badak. Awal mulanya berawal gue dapet sms yang berisi mama minta pulsa ajakan maen bowling, awalnya sih males tapi ni sms ada rada ancamannya pula yang berbunyi, "klo ga maen ntar putsal ga kutebengin", berdasar dari ancaman itu mau ga mau musti maen bowling. sesampainya di sana entah mengapa jumlah sepatunya di tempat peminjamannya sedikit padahal yang maen juga dikit beut. akhirnya setelah ngubek-ngubek tempat peminjaman sepatu gue dapet ukura gue (HELLYEAH!!) tapi solnya agak bermasalah alias

Lika Liku Film Indonesia

di tengah terpuruknya performa perfilman Indonesia muncul beberapa film-film Indonesia yang mampu menunjukkan taringnya sampai di dunia film berkelas internasional. mengapa bisa terjadi??
Ada beberapa alasan yang bisa dijelaskan mengapa film Indonesia susah menembus kancah film Internasional.
1. film yang dibuat hanya itu-itu saja tidak ada inovasi
2. film dibuat dengan dana yang minim, skenario yang mudah ditebak dan akting yang tidak bagus
3. film dibuat dengan menonjolkan kesan sensual wanita
4. film Indonesia rata-rata susah dirasional atau ga masuk akal
5. film Indonesia instan tidak memerlukan konsep yang begitu matang sehingga film yang jadi tidak menarik
6. cara meningkatkan rating menggunakan cara yang tidak lazim
7. plagiat 

Rabu, 11 April 2012

Kejutan di Bukit Paralayang



           Hari Minggu saya menginjakkan kaki di bukit paralayang, ini sudah ketiga kalinya saya di bukit paralayang yang terletak di daerah Batu. Tapi baru kali ini saya bisa melihat para komunitas paralayang secara langsung. Bagi saya yang orang kalimatan melihat paralayang secara langsung merupakan hal yang luar biasa dan sangat mengesankan. Saat saya tiba di bukit paralayang sekumpulan para pemain paralayang menyambut saya dengan beberapa manuver paralayang yang sangat menarik dan membuat saya speechless melihat mereka yang seakan menembus perbedaaan antara burung dan manusia yang bersayap parasut. Ada satu hal yang membuat saya geleng-geleng kepala salah satu pemain paralayang merupakan anak perempuan sekitar umur 14 tahunan yang tanpa ragu turun ke tebing terjal dan terbang menyusul teman-temannya yang rata-rata berumur sepuluh tahun lebih tua darinya, bukan hanya paralayang bahkan gantole pun    tanpa sungkan menyambar langit Kota Batu.
           

Jumat, 30 Maret 2012

Beda Mahasiswa dan Sampah Setipis Kertas



            Pasti teman-teman mahasiswa banyak yang protes ataupun marah terhadap judul di atas, tapi tunggu dulu jangan marah dulu apalagi anarkis. Kita lihat dulu arti kata mahasiswa dan sampah dari sudut pandang saya. Mahasiswa itu seseorang yang bermartabat, berpendidikan tinggi, dan mampu berpikir kritis, sedangkan sampah sendiri merupakan sesuatu yang tidak digunakan atau tidak dibutuhkan orang-orang. Hubungan antara mahasiswa dan sampah dapat dijelaskan melalui lima indra manusia, yaitu: penglihatan, pendengaran, peraba, pencium, dan pengecap.